Berita Detail

Jalan Sehat KB HMI Jadi Momentum Rawat Persatuan Alumni di Tengah Perbedaan Politik

Jakarta, Kahmijaya.con - Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (KB HMI) menjadikan kegiatan silaturahmi dan jalan sehat sebagai momentum untuk merawat persatuan alumni HMI di tengah perbedaan pilihan politik.

Kegiatan yang digelar di lapangan terbuka Kementerian Hukum, Jakarta, Minggu (23/8/2026) pagi, diikuti 1.703 peserta yang sebelumnya mendaftar secara daring. Agenda tersebut juga dirangkai dengan donor darah, sumbangan buku, serta diskusi mengenai arah pembangunan hukum nasional.

Menteri Hukum Yusril Ihza Mahendra yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya menjaga ikatan kekeluargaan di antara alumni HMI, meski memiliki pilihan politik yang berbeda.

Menurut Yusril, perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi alumni HMI untuk tetap menjaga persatuan dan hubungan kekeluargaan.

“Persatuan dan kekeluargaan ini di luar batas-batas perbedaan politik dan lain-lain, kita merasa ada ikatan kekeluargaan sebagai sesama alumni HMI. Saya kira ini merupakan sesuatu yang tetap harus kita jaga dan kita pelihara,” ujar Yusril.

Selain Yusril, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya, Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani, dan Prof. Nurul Baria. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan merawat persatuan alumni. 

Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat agenda silaturahmi sekaligus diskusi mengenai persoalan hukum dan arah pembangunan hukum nasional.

Ketua Panitia, Saniah, mengatakan kegiatan jalan sehat merupakan tradisi tahunan yang telah berlangsung sejak 2015. Agenda serupa sebelumnya digelar di sejumlah daerah, seperti Malang, Palembang, Pontianak, Makassar, Gorontalo, Yogyakarta, Depok, Palu, hingga Medan.

Tak hanya olahraga dan silaturahmi, kegiatan tahun ini juga membawa pesan sosial. Panitia mencatat 363 peserta bersedia mengikuti donor darah, sementara 568 orang menyumbangkan buku untuk perpustakaan.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pertemuan keluarga besar HMI tidak berhenti pada aktivitas olahraga. Jalan sehat menjadi ruang bertemu lintas generasi alumni, memperkuat komunikasi, sekaligus membangun kepedulian sosial.

Di tengah dinamika politik yang kerap menempatkan alumni HMI pada pilihan dan posisi yang berbeda, pesan tentang pentingnya menjaga persatuan menjadi salah satu poin utama dalam kegiatan tersebut.

Bagi keluarga besar HMI, perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, ikatan sebagai sesama alumni dan komitmen terhadap kehidupan kebangsaan tetap menjadi ruang bersama yang perlu dirawat. (*)



Baca Juga : KAHMI Jaya Desak Aparat Usut Tuntas Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras